“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
[QS. Ar Rum: 21]
Afif Fadila, S.T
Putra dari Bapak Junaidi/Hendri Yuhelminof, S.E
& Ibu Amewif Ahmad/ Amyumiza Ahmad
Sarah Permata Nindi, S.H., Gr., M.Kn
Putri dari Bapak Aiptu. Dedi Yandri, S.H (Rahimahullah)
& Ibu Deni Dasril
Love Story
Di antara jutaan jalan yang terbentang,
ada dua langkah yang berjalan sendiri-sendiri.
Tak pernah berpapasan.
Tak pernah saling menyapa.
Bahkan tak pernah terlintas bahwa keduanya sedang menuju tujuan yang sama.
Lalu Allah mempertemukan keduanya melalui sebuah ikhtiar yang bernama ta'aruf.
Bukan pertemuan yang dihiasi kepastian sejak awal.
Ada ragu yang menyertai, ada tanya yang berulang, ada hati yang terus memohon petunjuk kepada Pemiliknya.
Hari hari, minggu minggu, bahkan bulan bulan pun berlalu.
Telah banyak kata kata dipertukarkan.
Hingga Pikiran-pikiran dipertemukan.
Visi dan misi diselaraskan.
Hingga perlahan, seperti fajar yang datang setelah gelap malam. Allah menumbuhkan keyakinan di tempat yang sebelumnya dipenuhi keraguan.
Perjalanan ini membawa langkah menuju nazhor.
Kemudian pertemuan keluarga.
Lalu khitbah.
Tidak setiap musim menghadirkan bunga.
Ada masa ketika benih harus berdiam dalam gelapnya tanah, ditemani hujan, ditempa waktu, sebelum mampu menembus permukaan dan tumbuh menuju cahaya.
Ada rinai yang jatuh dalam diam menjadi embun bagi harapan, ada kesabaran yang menjadi akar bagi keyakinan, dan ada do'a-do'a yang terus dipanjatkan kepada Sang Pencipta. Hingga Allah menumbuhkannya menjadi kenyataan.
Namun justru di sanalah kebesaran-Nya terlihat.
Apa yang terasa sulit dan mustahil menjadi mungkin.
Apa yang terasa berat menjadi ringan.
Apa yang terasa jauh menjadi dekat.
Apa yang menjadi do'a, perlahan menjadi nyata.
Karena pada setiap do'a yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan, Allah selalu memiliki cara terbaik untuk menjawabnya.
Bukan sekadar pertemuan dua insan.
Melainkan perjumpaan dua do'a yang dikabulkan pada waktu yang paling indah. Kebesaran Allah .
"Apa yang ditakdirkan untukmu akan menemukan jalannya, meski seluruh dunia tampak menghalanginya."
Semoga perjalanan ini, menjadi jalan menuju keberkahan dunia dan
akhirat.
Barokallaahu fiikum.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami. yang Insya Allah akan dilaksanakan pada :
Tanpa mengurangi rasa hormat, ada hal-hal dalam adab seorang muslim ketika menghadiri walimah
yang harus diperhatikan :






Berikan ucapan terbaik
untuk kedua mempelai
Kami Yang Berbahagia,
Keluarga Besar Kedua Mempelai
Atas kehadiran dan Doa Restunya kami ucapkan terimakasih.
Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakaatuh